BERTAMBAH DAN BERTUMBUH
Setiap kita menciptakan banyak jejak kenangan. Malam ini, tetiba bayangan anak-anak kosan celamet city muncul saat meninabobokan Mumtaz. Dulu, aku hampir enggan untuk keluar dari zona aman dan nyaman. Enggan untuk pindah kosan setalah Hanif dan Nesya masuk asrama, then Hana memilih berangkat ke Mesir. Lebih memilih ngekos sendiri, dengan ukuran kos sempit. Ka Angger bilang “ egi pindah kosan aja, ke sebelah .....” dengan obrolan panjang yang membuat aku berpikir more and more Ngerti kan yaa? Dengan lingkungan baru, berarti harus adaptasi lagi. Pada akhirnya pindah kosan juga. Lebih milih lantai 2, 1 kamar di isi 3orang saat itu. Menjadi orang baru selalu ga enak, serba salah, kemudian ga nyaman. Namun, perlahan zona aman dan nyaman itu mengalami perubahan, beradaptasi dengan lingkungan baru akan kita rasakan. Kalian ingat? Pengocokan PJ kosan? Yang keluar adalah namaku. Semua berawal dari situ, membuat aku harus mengenal lebih dekat dengan kalian, mempertimbangkan baik da...