dan ketika ibu sakit
Sms dari mamah siang ini agak berbeda. Entah, aku merasakan
ada sesuatu hal yang ga beres. Sepulang kuliah, aku tertidur meninggalkan
percakapan dengan mamah. Sorenya aku ditelfon. Benar saja. Mamah sakit. Bukan sakit
yang biasa ia rasa sehari-hari, tapi sakit yang ingin rasanya aku menggantikan
sementara tangan kanannya. Ia menanti hari jum’at untuk memberitahukan putri sulungnya,
alasannya “besok kan teteh libur, kalo mau nangis sama mikirin mamah kan ga
ganggu belajarnya” Menyembunyikan tangis dengan tisu, ditemani hujan nan deras.
Allahu kariiiim.
Teringat akan sebuah kalimat
“ most people spend money on their children , but people
usually don’t spend much money on their parents “
Allahummarham ummi wasyfi maradhaha, washlih baalaha. Aamiin
yaaRabb
Komentar
Posting Komentar